RSS
Tampilkan postingan dengan label Top Noodle Express. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Top Noodle Express. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Mei 2010

Psikologi Niaga Part.2

Seperti yang telah aku tulis di postingan sebelumnya, dari riset konsumen akan didapat segmentasi konsumen yang dibagi berdasarkan jenis kelamin, status, pendidikan, pekerjaan dan penghasilan. Setelah menganalisis dan memperoleh segmentasi perusahaan, kami mulai memikirkan rancangan strategi baru untuk memasarkan produk dari Top Noodle Express. Setelah bersemedi berhari-hari di rumah masing-masing, kami berkumpul kembali di hotspot untuk bertukar ide-ide yang telah kami peroleh. Hehe.. kita rajin banget dehh, padahal hotspot sepiii pii piii karena tanggal merah!

Nahhh.. berdasar hasil analisis kami, strategi pemasaran yang paling cocok untuk restoran ini adalah iklan radio dan media poster di berbagai media cetak. Sebelumnya, kami membuat slogan untuk restoran ini. Hal ini dikarenakan slogan memiliki peran penting dalam membangun sebuah image perusahaan karena slogan dapat mencerminkan keunikan atau kekhasan sebuah produk atau jasa. Selain itu, slogan berfungsi unutk membuat konsumen lebih mengingat suatu produk.

Mengapa iklan radio?

Hal ini karena pasar yang ditembak oleh restoran ini hanya terdapat di wilayah Surabaya saja. Strategi ini jauh lebih efektif bila dibandingkan dengan iklan televisi yang disiarkan di seluruh Indonesia. Iklan televisi menjadi kurang efektif karena pasar yang dijangkau terlalu luas sedangkan lokasi restoran ini hanya ada di Surabaya. Apalagi iklan televisi membutuhkan biaya yang sangat besar. Kami membuat naskah dengan kata-kata yang penuh persuasi dan memperhatikan gaya pengucapan serta intonasi model dalam membawakan iklan agar iklan mencolok di telinga pendengar sehingga selalu terngiang-ngiang di telinga konsumen. Agar lebih efektif, Iklan ini ditayangkan di radio-radio yang pendengarnya sesuai dengan segmentasi konsumen.

Untuk iklan dalam media poster, dapat dimuat di berbagai media cetak seperti koran, tabloid, poster maupun pamflet. Pemasangan iklan di media harus disesuaikan dengan segmentasi pasar yang ditembak Top Noodle Express. Penulis membuat dua desain poster sebagai strategi pemasaran, dengan pertimbangan poster pertama menembak pasar terbesar yang kami peroleh dari hasil riset konsumen di Top Noodle Express, yakni mahasiswa, dan poster kedua menembak segmen utama Top Noodle Express yaitu businessman/bussinesswoman.

Desain poster pertama menampilkan sekelompok mahasiswa yang sedang asyik menyantap mie di Top Noodle Express. Desain ini menunjukkan bahwa mahasiswa juga dapat menikmati lezatnya menu di TNE dengan harga yang terjangkau dan tempat yang nyaman untuk berkumpul bersama teman-teman. Sedangkan desain poster yang kedua, kami menampilkan seorang businesswoman yang memesan delivery Top Noodle Express untuk santapan makan siang. Pemilihan model, konsep cerita, background, dan layout dibuat sangat semenarik dengan menonjolkan kompetensi perusahaan dan dibuat berdasar hasil riset konsumen. Dengan begitu, iklan dapat efektif menarik perhatian konsumen dan mengundang konsumen untuk mengunjungi restoran ini.

Yahhh..itulah akhir kerja keras kami selama satu semester ini, dan Alhamdulillah hasil yang kami peroleh sangat maksimal, salah satunya dapet nilai A.. :)


Namun, tingginya nilai itu masih kalah dengan rasa puas yang muncul setelah menyelesaikan dan melihat hasil tugas ini. Apalagi, dosen kami menyarankan untuk menawarkan strategi-strategi ini kepada perusahaan yang bersangkutan karena cukup menarik. Horeeeeeeeee!!! \(*o*)/

Jumat, 21 Mei 2010

Psikologi Niaga Part.1

Saat iseng membereskan file-file kuliah yang masih berceceran, memoriku kembali melayang akan kenangan tugas Psikologi Niaga. Tugas ini cukup memakan banyak waktu dan tenaga ini, tapi dibalik itu, sebenernya tugas ini seruuuu sekali! bisa jalan-jalan, bertemu dengan orang-orang baru, menjalin relasi, merancang sesuatu, ilmu dan pengalaman pun semakin bertambah.

Beranggotakan 5 orang di setiap kelompoknya, kami ditugaskan melakukan consumer research pada suatu perusahaan tertentu dengan tujuan akhir merancang strategi untuk membangun image perusahaan tersebut. Setelah memilih berbagai alternative perusahaan yang akan kami jadikan tempat penelitian, jatuhlah pilihan kami pada restoran Top Noodle Express di Tunjungan Plaza. Top Noodle Express ini merupakan anak perusahaan Top Ten Group, perusahaan ternama dalam bidang entertainment, life style dan food & beverage di Surabaya. Top Noodle Express cocok sekali untuk orang-orang yang memiliki jadwal padat. Top Noodle Express menempatkan dirinya sebagai restoran Chinese Food yang tidak mengandung babi, memiliki pelayanan yang cepat serta harga-harga yang terjangkau dengan service yang memuaskan. Selain itu, Top Noodle Express juga melayani delivery order dengan keunggulan makanan akan tetap panas sampai diterima oleh pelanggan.

Dalam melakukan consumer research, tahap awal yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan riset. Nah tujuan riset kali ini adalah untuk mengetahui kualitas layanan di Top Noodle Express. Setelah mendapat ijin dari Bapak manajer, kami mulai mengumpulkan data sekunder melalui website dan melakukan wawancara kepada supervisor Top Noodle Express Tunjungan Plaza tentang segmentasi, targeting, dan positioning restoran ini. Kemudian, kami mulai melakukan analisis data berdasarkan faktor psikologis, seperti: kepribadian, motivasi, persepsi, sikap, belajar dan faktor sosio kultural (keluarga, kelas sosial, dan budaya).

Setelah menganalisis data sedemikian rupa dan menghubungkannya dengan teori-teori yang ada di buku Schiffman Kanuk tersebut, kami mulai menggali dimensi-dimensi dari kualitas layanan. Dengan menggunakan kuisioner kualitas layanan yang ada di servqual, kami menyebarkan 100 kuisioner ke pelanggan Top Noodle Express. Dari kuisioner ini didapat pula segmentasi konsumen yang dibagi berdasarkan jenis kelamin, status, pendidikan, pekerjaan dan jumlah penghasilan. Alhasil, di hari sabtu yang panas itu, kelompok Niaga Ceria (Peni, Karina, Yuri, Miun, Dinda) plus Phebe dan Tami bertengger seharian di Top Noodle Express. Beruntung banget mas-masnya baik dan mau bantuin kita nyebarin kuisioner, hmm..lumayan banget, bisa lebih cepet pulangnya.. :D

Yah, inilah contoh menu lezat yang kami pesan waktu itu sebagai misi terselubung untuk mengambil data… :P so yummyyyy.... sluuuuurrrrppppp!






Nahhh.. ini lah aksi kami saat menyebarkan kuisioner yang sebenarnya berjumlah 100 buah itu.. Tapi kami hanya berhasil mengumpulkan 75 buah saja karena sungkan berlama-lama disana.. :D







Lihat, ini akuuuu yang lagi nyebarin kuisioner...... :)



Dannn.. inilah mas-mas dari Top Noodle Express yang mbantuin nyebarin dan mbalikin kuisioner ke kami.. :))))




Nb. Terima kasih buat pihak-pihak yang menyukseskan tugas ini :D



 
Copyright MEJIKUHIBILIU 2009. Powered by Blogger.Designed by Ezwpthemes .
Converted To Blogger Template by Anshul .